Showing posts with label Tidak. Show all posts
Showing posts with label Tidak. Show all posts

Wednesday, June 12, 2013

Cup Bra Terlalu Besar Tidak Baik untuk Kesehatan

Cup Bra Terlalu Besar Picu Gangguan Kesehatan

Cup Bra Terlalu Besar Picu Gangguan Kesehatan – Sejak zaman Yunani kuno, wanita sudah menggunakan penyangga payudara, seperti korset misalnya. Namun, pada dasarnya menggunakan penyangga payudara yang kini disebut dengan bra,  bukan hanya untuk menghindari payudara kendur, melainkan untuk menjaga postur tubuh.

Seperti dikutip dalam Gosip Artis Indonesia, para ahli kesehatan memperkirakan, ada sekitar 80 persen wanita menggunakan bra dengan tidak tepat. Hasilnya, sakit kepala, tendonitis–peradangan atau iritasi– dan hernia. Bisa jadi, inilah yang membuat para wanita tidak pernah nyaman dengan bra yang digunakan.

Bra yang tidak pas dapat berpengaruh pada postur dan organ internal. Bahkan, gangguan pencernaan juga dapat dipicu karena pemakaian bra yang tidak tepat. Hal ini dikarenakan pola gerak diafragma dan paru-paru yang dibatasi.  Terutama bagi mereka berpayudara besar dan menggunakan bra dengan tidak tepat.

Mereka cenderung meremehkan lingkar punggung, akibatnya bra yang digunakan terlalu kencang, atau ukuran cup yang terlalu kecil. Lorna Mills, salah satu praktisi chiropractor dari Oldham mengatakan, pemilihan cup yang teralu besar menjadi masalah umum wanita.

Cup yang  telalu besar, membuat mereka terus menarik tali bra. Tujuannya adalah agar cup pas di payudara. Semakin ditarik, tali bra akan semakin mengikat punggung, kulit menjadi merah dan terasa sakit.

Richard Moore, ahli osteopati mengatakan, selain dapat menyebabkan iritasi kulit, kebiasaan buruk ini juga dapat menghambat aliran darah sehingga mempengaruhi saraf. Hasilnya, Anda akan merasakan ketegangan di bagian kepala, seperti rasa pusing atau migrain.

Bra yang terlalu ketat juga dapat membuat tulang belakang melengkung dan menciptakan rasa yang tidak nyaman, memunculkan nyeri punggung.
“Bra ketat di sekitar tulang rusuk dapat menyebabkan punggung bagian tengah tidak leluasa bergerak secara efektif,” kata Richard.

Wednesday, June 5, 2013

65 Persen Masyarakat Indonesia Tidak Minum Susu

Hanya 35 Persen Masyarakat Indonesia Konsumsi Susu

Hanya 35 Persen Masyarakat Indonesia Konsumsi Susu – Tak ada alasan untuk sarapan praktis. Menu seimbang atau kerap disebut empat sehat lima sempurna tetap dibutuhkan sebagai sumber energi bagi tubuh untuk memulai aktivitas. Susu salah satunya.

Namun sayang, menu ini justru kerap terlewat. Riset yang dilakukan Fonterra Brands Indonesia mengungkap, dari 9.000 konsumen di sembilan negara di seluruh Asia, sebanyak 62 persen masyarakat Indonesia menganggap susu menjadi bagian terpenting dalam hidup mereka. Tapi hanya 35 persen yang mengonsumsi susu setiap harinya.

Padahal satu gelas susu mengandung 15 vitamin dan nutrisis penting, atau memenuhi hampir setengah dari vitamin yang dibutuhkan tubuh. Seperti protein yang setara dengan satu butir telur, karbohidrat setara dengan seperempat cangkir beras, dan kalsium setara dengan 16 cangkir bayam.

Penelitian ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap orang mendapat manfaat nutrisi dari miniman super ini. Salah satunya vitamin D yang diklaim melindungi tubuh dari bahaya penyakit kronis, seperti diabetes, kanker, hipertensi, dan penyakit jantung.

Tak hanya itu, asupan ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kekuatan tulang. Sudah mengonsumsi susu pagi ini?