Showing posts with label Diabetes. Show all posts
Showing posts with label Diabetes. Show all posts

Friday, August 2, 2013

Diabetes: Penyakit Mematikan No 3 di Jakarta

Diabetes Pembunuh Nomor 3 di Jakarta

Diabetes Pembunuh Nomor 3 di Jakarta – Tak bisa dipungkiri jika warga perkotaan lebih rentan terkena diabetes ketimbang mereka yang hidup di pedesaan. Gaya hidup, seperti pola makan disinyalir menjadi penyebab utama tingginya penderita diabetes di kota-kota besar.

Di Jakarta, penyakit diabetes tercatat sebagai pembunuh nomor tiga setelah stroke dan jantung. Bukan tak mungkin jika jumlah kematian akibat diabetes ini akan terus meningkat jika tak ada upaya penanganan yang serius.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama berencana menggandeng Pemerintah Denmark untuk melakukan serangkaian upaya dalam mencegah bertambahnya jumlah kematian akibat diabetes.

“Kita mau bikin workshop dan seminar untuk pencegahan,” ujar Basuki saat ditemui di Balai Kota, Selasa, 30 Juli 2013.

Selain Pemerintah Denmark, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan serta Kementerian Kesehatan. Rencananya, Jakarta akan dijadikan wilayah percontohan untuk penanganan diabetes di Indonesia.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok ini, Pemerintah Denmark mengundang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk membahas masalah penanganan diabetes tersebut langsung di Kopenhagen

“Pak Gubernur nggak bisa. Dia minta saya buat mewakili. Tapi saya juga belum pastikan berangkat atau nggak ke Kopenhagen sekitar September nanti,” ucapnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan penyandang diabetes di Indonesia mencapai 21,3 juta orang pada tahun 2030. Kondisi ini akan menjadikan Indonesia menduduki peringkat ke-4 setelah Amerika Serikat, China, dan India di antara negara-negara yang memiliki penyandang diabetes terbanyak, dengan populasi penduduk terbesar di dunia.

Saturday, July 6, 2013

Tips Mengurangi Resiko Diabetes di Kantor

mengurangi resiko diabetes

Mengurangi resiko diabetes – Seiring perubahan gaya hidup, diabetes tak lagi hanya menyerang lanjut usia. Penyakit yang disebabkan gagalnya pengaturan gula darah ini juga mulai mengintai para pegawai kantor.

Penyebabnya, mereka cenderung menghabiskan lebih banyak waktu duduk berjam-jam di depan komputer. Meski demikian, risiko diabetes bisa ditekan dengan melakukan langkah sederhana.

Para peneliti dari University of Otago, Selandia Baru, menemukan bahwa berjalan kaki selama sekitar dua menit setiap 30 menit sekali bisa menekan risiko terkena diabetes. Dalam studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition tersebut, para peneliti melibatkan sekitar 70 relawan dewasa.

Peneliti dilakukan dalam dua bagian. Tahap pertama, relawan diminta duduk selama sembilan jam. Kemudian kadar gula dan insulin mereka diukur setelah satu jam, empat jam, dan tujuh jam setiap kali minum minuman pengganti makanan (meal-replacement drink). Tes ini memberikan informasi kepada dokter seberapa baik tubuh menyerap gula dari makanan.

Pada tahap kedua, relawan diminta berjalan cepat selama setengah jam sebelum duduk selama sembilan jam. Setelah itu, setiap setengah jam sekali mereka diminta berjalan kaki selama satu menit 40 detik.

Hasilnya, kadar gula darah postprandial lebih rendah setelah berjalan kaki singkat ketimbang berjalan kaki sebelum duduk atau tidak bergerak sama sekali.

“Istirahat dari aktivitas secara rutin lebih efektif ketimbang aktivitas fisik berkelanjutan dalam hal menurunkan kadar gula darah dan insulin pada orang dewasa yang sehat dan dengan berat badan normal,” ujar para peneliti seperti dilansir laman Gosip Artis Indonesia.

Sebelumnya, sebuah penelitian pada tahun 2011 juga menyebut bahwa pegawai yang mengambil istirahat singkat di kantor memiliki kadar kolesterol yang baik dibandingkan mereka yang duduk di depan meja seharian.