Showing posts with label Mengandung. Show all posts
Showing posts with label Mengandung. Show all posts

Saturday, June 29, 2013

Waspada Susu yang Mengandung Bakteri

susu yang mengandung bakteri

Susu yang mengandung bakteri – Empat sehat lima sempurna. Ya, susu menjadi minuman yang dapat menyempurnakan gizi dan protein dalam tubuh. Beragam produk susu pun hadir dengan berbagai rasa dan kemasan.

Ada yang suka dan sudah merasa cukup dengan susu yang sudah dikemas. Namun ada yang menganggap bahwa susu murni jauh lebih baik dan lebih bergizi karena belum melalui proses apapun.

Bagi sebagian orang, susu murni masih lebih bergizi karena dianggap belum dipasteurisasi atau dihomogenisasi. Selain itu, susu murni juga belum melalui proses pemanasan, sehingga tidak membunuh patogen.

Namun ternyata, kebersihan susu murni justru dipertanyakan pakar kesehatan. Seperti dilansir laman Gosip Artis Indonesia, menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA/US Food and Drug Administration), susu murni atau susu mentah dapat menjadi  pelabuhan bagi mikroorganisme berbahaya yang dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Terutama penyakit yang berasal dari makanan.

Untuk diketahui penyakit-penyakit yang berasal dari makanan biasanya disebabkan oleh bakteri seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria. Lebih lanjut FDA mengklaim bahwa pasteurisasi tidak menyebabkan intoleransi laktosa atau reaksi alergi, sehingga tidak akan mengurangi nilai gizi pada susu.

Tetapi penggemar susu murni memiliki pengalaman yang berbeda. Mereka bersikeras bahwa susu murni yang menjadi pilihan mereka justru lebih aman daripada susu yang telah dipasteurisasi karena diperoleh dari sapi yang sehat. Sedangkan pakar kesehatan berpendapat bahwa rumput  yang dimakan oleh sapi ternak rawan akan bakteri berbahaya.

Menurut data yang dirilis oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di awal tahun ini, hampir setengah dari penyakit yang berasal dari makanan di Amerika Serikat sejak tahun 1998-2008, terkait oleh buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran hijau dan sayuran lainnya. Sedangkan susu merupakan sumber makanan kedua yang paling banyak menyebabkan infeksi.

Namun, apapun susu yang Anda pilih. Murni atau kemasan, tetap pastikan bahwa susu yang Anda konsumsi telah steril dan aman bagi tubuh Anda.

Monday, May 27, 2013

Tips Agar Mengandung Anak Perempuan

Tips Perbesar Peluang Mengandung Anak Perempuan

Tips Perbesar Peluang Mengandung Anak Perempuan - Bermimpi memiliki seorang anak perempuan bagi sebagian besar wanita dimulai sejak masih belia. Saat tiba waktunya mulai mencoba hamil, banyak wanita bertanya bagaimana cara meningkatkan peluang memiliki anak perempuan.

Meskipun tidak ada metode yang sangat mudah, ada beberapa hal yang dapat mewujudkan keinginan pasangan menimang anak perempuan. Posisi seks tertentu, diet dan waktu hubungan intim membantu meningkatkan kemungkinan Anda dan pasangan melahirkan bayi perempuan. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapat anak perempuan, seperti dikutip Gosip Artis Indonesia. 

Kendati tak ada jaminan 100 persen Anda akan memperoleh bayi perempuan, terapis seks Dr Ava Cadell mengatakan posisi woman in top memungkinkan wanita mengendalikan kedalaman penetrasi.

Ejakulasi pasangan pada posisi ini cenderung membuat sperma berada lebih dekat di permukaan. Ini membuat sperma pembentuk anak lelaki (Y) lebih sulit mencapai sel telur. Sementara usia sperma anak lelaki lebih pendek daripada sperma pembentuk anak perempuan (X) yang bisa tahan hingga 72 jam.

Posisi seks tradisional adalah tiket emas untuk  memiliki seorang anak perempuan. “Sebagian percaya bahwa posisi misionaris membuat perjalanan sperma jadi lebih lambat “Sperma dengan kromosom X (sperma wanita) perjalanan lebih lambat dan dapat bertahan hingga lima hari.

Posisi seks lain yang diyakini membantu pasangan hamil anak perempuan. Penetrasi dalam posisi ini cukup dangkal sehingga sel sperma perempuan bisa menjadi juara sampai ke sel telur.

Menurut bidan Carmen  Kosicek, bila ingin memiliki anak perempuan, lakukan hubungan seks lebih sering. Tapi hentikan dua-tiga hari sebelum ovulasi.

“Sperma wanita (X) hidup lebih lama. Sehingga teorinya, saat sel telur ada, sel sperma yang terisa adalah sel sperma perempuan,” ucap Cadell.

Tubuh wanita memproduksi bahan kimia yang  menyebabkan lingkungan vagina menjadi lebih basa. Sperma pria bergerak lebih cepat di kondisi basa, sedangkan sel sperma wanita lebih suka lingkungan asam yang terjadi sebelum orgasme.

Peneliti di University of  Exeter di Inggris, yang mensurvei 740 ibu yang hamil pertama kali, serta sebuah studi Universitas Maastricht di Belanda membuktikan wanita yang ingin hamil anak perempuan harus menambah asupan kalsium dan makanan kaya magnesium, seperti yoghurt, tahu, susu, oatmeal, almond, bayam, brokoli, kacang-kacangan, kacang mete, dan jeruk.

Mereka juga harus menghindari makanan  tinggi garam dan potasium, seperti kentang, daging, roti, udang dan salmon asap. Singkatnya, diet diduga meningkatkan keasaman tubuh wanita termasuk rahim. Ini membuat sel sperma perempuan lebih berpeluang bertahan hidup.